Memoles Diri dengan Tato Henna Mehandi

@ my desk... PC number 14
 MEMBAYANGKAN salah satu bagian tubuh kita ditato  mengunakan jarum dengan penggerak motor elektrik dan tinta tato, rasa ngeri mungkin akan muncul. Sudah terbayang sakit menghadang manakala jarum itu bersentuhan dengan kulit kita yang lembut. Tapi, jika tato yang satu ini pastilah rasa khawatir itu akan pergi jauh.

Yap, tato henna mehandi belakangan memang terus naik pamor sejak dipakai Aisyah dalam film Ayat-ayat Cinta. Belum lagi, seringnya tayangan di televisi yang memperlihatkan gadis-gadis India atau Arab nampak lebih cantik dengan tato unik di tangannya. Tato menggunakan henna atau daun pacar ini juga bisa ditemui di Semarang.

Salah satu ahli pelukis tato mehandi ini adalah Hj Sari Prayogo yang dua tahun terakhir menekuni profesi tersebut. Keindahan seni tato bermotif Arabic atau India, membuat konsumen tak pernah bosan, karena begitu banyak model yang bisa dipilih dengan tingkat kesulitan yang bervariasi.

Menurut wanita kelahiran Tarakan, Kalimantan Timur, 32 tahun silam itu, melukis tangan dengan pacar kuku sudah tidak asing di kalangan masyarakat Banjar. Sebelum pernikahan, biasanya si pengantin perempuan akan dihias dengan lukisan di sepasang tangannya agar terlihat lebih cantik.

’’Ada di beberapa daerah di Sumatera atau Kalimantan menyebut dengan tradisi malam beinai (bainai), yakni melekatkan tumbukan halus daun pacar merah (inai), ke calon pengantin yang dipercaya mampu melindungi dan terhindar dari gangguan,’’ kata Sari yang belajar secara autodidak melukis tato henna ini dengan melihat rekannya orang India yang membuka tempat serupa di Jakarta.

between Meteor, bisnis Indonesia, n Suara Merdeka

between Meteor, bisnis Indonesia, n Suara Merdeka

Namun, pergeseran kini terus terjadi. Tak hanya etnis tertentu yang menyukai tato tersebut, tetapi juga masyarakat Jawa. Bahkan, jika biasanya hanya calon pengantin yang ingin dilukis tato, kini sudah merembet ke anak-anak muda yang cenderung memperhatikan fashion.

Motif India

Golongan yang terakhir ini ditato sekadar untuk mempercantik diri dan tampil berbeda dengan yang lain. ’’Unik dan keren banget motifnya, terutama style India yang sedikit rumit. Tapi, hasilnya secara keseluruhan indah sekali,’’ terang Farah, mahasiswa Undip yang kini sedang getol dengan henna mehandi.

Proses pengerjaan tato memang tak butuh waktu lama mulai dari 15 menit hingga dua jam, tergantung tingkat kesulitan model yang dipilih. Ramuannya berisi daun pacar, bubuk pacar henna dicampur jadi satu dengan air teh panas. Bahan baku berkualitas ini diimpor langsung dari India.

Sebagian besar konsumen yang datang ke workshop sekaligus butik muslim milik Sari di Jl Pamularsih Raya 104 Semarang, memang lebih menyukai motif India yang berseni tinggi. Selain langsung meresap ke dalam kulit, tato henna dengan pilihan warna hitam dan merah ini juga terbilang aman, karena berasal dari bahan alami yang bisa bertahan hingga tiga minggu.

’’Umat Islam tak perlu khawatir wudhunya tidak sah saat menggunakan mehandi, karena langsung menyerap ke dalam kulit dan tidak menghalangi pori-pori kulit ketika berwudhu,’’ terang Sari.

Harga untuk sebuah lukisan tato henna mehandi cukup terjangkau, mulai dari Rp 50.000 untuk satu motif di tangan atau kaki, dan Rp 250.000 untuk calon pengantin.

Nah, jika ingin sebuah tampilan unik untuk mempercantik diri, rasanya tak perlu takut lagi memoles tangan dan kaki kita dengan tato temporer yang memikat hati ini. (Modesta Fiska-37)

~ by modestafiska on March 16, 2009.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: