Lewati usia 28

Perjalanan panjang itu akhirnya menemukan ujungnya. Di sebuah persimpangan aku terpekur sendu menidurkan bilur-bilur sembilu. Tangan kakiku terasa kaku bahkan melangkahpun aku tak mampu.     
        
Dari kejauhan cahaya violet pun datang memamerkan sinarnya. Menghangatkan raga yang tersiksa didekap ombak kala senja. Aku tertegun betapa indah cahaya itu menepis sayatan-sayatan pedih batinku.
Dan sejenak angin pantai menabur riap-riap aroma asin lautmu…
Sejurus kemudian pasang mengangkat tinggi-tinggi pasir hitam itu. Kelam senja kini tak lagi bersuara. Yang ada gesekan-gesekan lembut angin dan kelapa..
Tapi bagiku semuanya jadi cambuk pengalaman hidupku. Kebahagiaan itu telah memelukku kini meski harus dihantam badai yang menyumpal kekakuan hati.
Rasa itu tak akan pernah pergi menjauh… sampai kapanpun

~ by modestafiska on March 13, 2009.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: